"Jika sebuah gambar bermakna seribu kata, maka gambar tiga dimensi bermakna seribu lima ratus kata."
Kira-kira tahun 1995, di toko-toko buku mulai dijual buku tulis dengan gambar abstrak yang disebut-sebut dapat memunculkan bentuk 3D bila dilihat dengan trik tertentu. Ada kesan mendalam bagi yang berhasil melihat bentuk-bentuk bangun ruang dari gambar yang dikenal dengan sebutan stereogram itu dan bahkan membawa rasa penasaran tentang mengapa dan bagaimana otak dapat melakukan kesalahan dalam menginterpretasi bentuk 3D dari gambar dua dimensi (2D) hingga saat ini. Untuk membantu mengurangi rasa penasaran tersebut coba baca artikel berikut ini lebih lanjut.
