Showing posts with label Hiburan. Show all posts
Showing posts with label Hiburan. Show all posts

Tuesday, April 9, 2013

Perangkat Lunak Anti Video-Bombing

"Video-bombing bisa membuat tertawa bila tidak ada uang yang keluar dari kocek kita karena hal tersebut."

Sama seperti photo-bombing, video-bombing memiliki prospek tinggi untuk mendapatkan popularitas instan via jaringan internet karena kemampuannya memancing gelak tawa. Meski video tersebut dibuat oleh profesional atau kameramen berita tv paling ahli sekalipun, tak ada jaminan video yang direkam aman dari penampakan misterius dan spontan. Untuk sebagian orang, video-bombing digunakan untuk mencapai ketenaran walau sesaat. Tapi untuk sebagian yang lain, video-bombing bisa berarti pengeluaran tambahan untuk mengedit (menambah pekerjaan video-editor) dan bahkan mengulang pengambilan adegan. Bagi yang termasuk sebagian orang yang disebut belakangan, saat ini ada solusi terbaik untuk mengatasi video-bombing.

Monday, April 8, 2013

Stereogram



"Jika sebuah gambar bermakna seribu kata, maka gambar tiga dimensi bermakna seribu lima ratus kata."

Kira-kira tahun 1995, di toko-toko buku mulai dijual buku tulis dengan gambar abstrak yang disebut-sebut dapat memunculkan bentuk 3D bila dilihat dengan trik tertentu. Ada kesan mendalam bagi yang berhasil melihat bentuk-bentuk bangun ruang dari gambar yang dikenal dengan sebutan stereogram itu dan bahkan membawa rasa penasaran tentang mengapa dan bagaimana otak dapat melakukan kesalahan dalam menginterpretasi bentuk 3D dari gambar dua dimensi (2D) hingga saat ini. Untuk membantu mengurangi rasa penasaran tersebut coba baca artikel berikut ini lebih lanjut.

Friday, April 5, 2013

TV 3D



"Sejak kemunculannya pertama kali, televisi (tv) tercatat mengalami dua kali fase peralihan yang menakjubkan. Pertama, ketika tv hitam-putih digusur oleh tv berwarna. Kedua ketika tv tiga dimensi (tv-3D) muncul di toko-toko elektronik."

Sensasi menonton 3D tidak serta-merta dirasakan dalam tv. Perlu perjalanan panjang sejak pelukis renaisans Leonardo DaVinci, Wheatstone, hingga akhirnya William Friese-Greene membuat hak paten atas film stereoskopik menggunakan dua buah layar. Ide tersebut muncul dan dikembangkan lebih lanjut pada film pendek L'arrivee du train (1903) dan disusul oleh film 3D komersial pertama The Power of Love (1922) dengan kacamata anaglyph. Kemudian ia tenggelam dan muncul sesaat pada era 50-an melalui Bwana Devil dan House of Wax, lalu dilupakan kembali.